12 September 2025
Ustadz Yusuf Abu Ubaidah as-Sidawi
40 HaditsTentang
Akhlak dan Adab (bagian 1)
“Penuntut ilmu apabila tidak menghiasi dirinya dengan adab, maka ilmunya tidak akan bermanfaat.” Penting bagi kita untuk memiliki adab dan akhlak yang baik. Terkhusus bagi para penuntut ilmu. Karena apabila penuntut ilmu tidak menghiasi dirinya dengan adab, maka ilmunya tidak akan bermanfaat.
Telah disampaikan oleh Rasulullah ﷺ bahwasannya para ahli tauhid dan orang-orang saleh yang terjerumus ke dalam neraka dikarenakan muamalahnya yang buruk dengan manusia. Untuk mencapai muamalah yang baik tentunya adab menjadi poin terpenting. Adab yang baik merupakan tanda kebahagiaan di dunia maupun di akhirat. Sumber adab sendiri terbagi menjadi 2, yakni:
1. Al-Quran dan Assunnah,
2. Adat Istiadat (selama tidak bertentangan dengan syariat Islam.)
Adab juga dibagi menjadi 3:
1. Adab kepada Allah. Dengan beribadah, taat, dan bersabar dengan segala keputusan-Nya,
2. Adab kepada Rasulullah ﷺ. Dengan taat kepada Rasulullah ﷺ, membenarkan apa yang
dikabarkannya, dan beribadah sesuai tuntunannya.
3. Adab kepada manusia. Dengan berbuat baik, tidak menyakiti orang lain, dan menebar wajah
yang berseri.
1. Keutamaan Akhlak Mulia
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ: سُئِلَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺعَنْ أَكْثَرِ مَا يُدْخِلُ النَّاسَ الْجَنَّةَ، فَقَالَ: تَقْوَى اللَّهِ وَحُسْنُ الْخُلُقِ
Dari Abu Hurairah berkata: “Rasulullah ﷺ pernah ditanya tentang amalan yang paling banyak memasukkan orang ke dalam surga?
Beliau menjawab: “Takwa kepada Allah dan akhlak yang mulia”. Hadits di atas menunjukkan 2 amalan yang memasukkan seseorang
ke dalam surga. Dan salah satunya adalah akhlak yang baik. Akhlak yang baik yakni hubungan seseorang dengan manusia lainnya.
Maka, untuk mencapai akhlak yang mulia, perbaikilah hubungan kita dengan orang-orang disekitar kita. Terutama orang-orang yang terdekat.
Diantara keutamaan-keutamaan akhlak adalah:
1. Akhlak yang baik merupakan amalan yang memberatkan timbangan mizan,
2. Akhlak yang baik menjadi pengantar kita agar dekat dengan Rasulullah ﷺ di hari kiamat,
3. Akhlak yang baik menjadi amalan pengantar ke dalam surga,
4. Akhlak yang baik merupakan perintah yang wajib,
5. Akhlak yang baik menjadikan hidup terasa aman, damai, dan tenang.
2. Kiat Menggapai Akhlak Mulia
عَنْ عَلِيِّ بْنِ أَبِي طَالِبٍ قَالَ: كَانَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ إِذَا قَامَ إِلَى الصَّلَاةِ قَالَ
وا هَدِّنِي لِأَحْسَنِ الْأَخْلَاقِ، لَا يَهْدِي لِأَحْسَنِهَا إِلَّا أَنْتَ، وَصَرِفْ عَنِّي سَيِّئَهَا، لَا يَصْرِفُ عَنِّي سَيِّئَهَا إِلَّا أَنْتَ…
Dari Ali bin Abi Thalib dari Nabi ﷺ bahwasanya Nabi ﷺ apabila berdiri untuk shalat beliau
bersabda:
“Ya Allah, tunjukilah aku kepada akhlak yang paling baik, tidak ada yang dapat menunjukinya kecuali Engkau, jauhkanlah dariku akhlak yang jelek,
tidak ada yang dapat menjauhkannya dariku kecuali Engkau.” Perlu kita ketahui bahwa akhlak itu terbagi menjadi 2, yaitu:
1. Akhlak tersebut merupakan sifat asli
2. Akhlak tersebut sifatnya muktasabah (didapatkan dengan berusaha)
Akhlak yang buruk dapat diubah dengan 5 kiat-kiat ini:
1. Berdoa kepada Allah. Karena hanya Dialah yang mampu merubah akhlak kita,
2. Menuntut ilmu dan belajar,
3. Berteman dengan orang-orang yang berakhlak baik,
4. Melatih diri untuk menjadi pribadi yang lemah lembut,
5. Membaca kisah-kisah para sahabat. Karena di dalamnya terdapat banyak ibrah yang bisa kita
contoh.
3. Keutamaan Berbakti Kepada Orang Tua
عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مَسْعُودٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ : سَأَلْتُ رَسُولَ اللَّهِ ﷺ أَيُّ الْعَمَلِ أَفْضَلُ؟ قَالَ : اَلصَّلاَةُ لوَقْتِهَا
قُلْتُ ثُمَّ أَيُّ؟ قَالَ : بِرُّ الْوَالِدَيْنِ ,َ قُلْتُ : ثُمَّ أَيُّ؟ قَالَ : اَلْجِهَادُ فِي سَبِيلِ اللَّهِ
Abdullah bin Mas’ud berkata: "Aku pernah bertanya kepada Rasulullah ﷺ tentang amalan apa
yang paling utama, lantas beliau menjawab: “Shalat tepat pada waktunya, berbakti kepada kedua orang tua dan berjihad di jalan Allah.” Berbakti
kepada orang tua termasuk amalan yang paling utama, bahkan ditempatkan sebelum berjihad di jalan Allah. Ingatlah dengan jasa-jasa orang tua kita. Sebanyak apapun kita membalas kebaikannya, kita tetap tidak akan bisa membalas jasa orang tua. Kita diperintahkan untuk berbakti kepada orang tua dan selalu tawadhu kepada keduanya. Berikut adalah keutamaan berbakti kepada orang tua:
1. Amalan yang paling baik dan mulia,
2. Sering digandengkan dengan hak Allah,
3. Merupakan jalan menuju surga, pintu yang paling indah,
4. Amalan yang menyebabkan menghilangkan kesusahan,
5. Jika kita berbakti kepada orang tua, maka kelak anak kita akan berbakti kepada kita.
Cara berbakti kepada orang tua:
1. Mendoakan kebaikan untuk mereka,
2. Mentaati mereka, selama apa yang mereka perintahkan bukan perkara maksiat,
3. Tawadhu kepada orang tua. Jangan menjelek-jelekkan mereka,
4. Jangan durhaka kepada orang tua.
4. Jangan Durhaka kepada Orang Tua
عن أَبِي بَكْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ :كنا عند رَسُولُ اللَّه ﷺ َفقال: أَلَا أُنَبِّئُكُمْ بِأَكْبَرِ الْكَبَائِرِ؟ (َ ثلاثا). الْإِشْرَاكُ بِاللَّهِ
وَعُقُوقُ الْوَالِدَيْنِ، ِ وَشَهَادَةُ الزُّورِ
Dari Abu Bakrah bahwasanya Rasulullah ﷺ bersabda: “Maukah aku kabarkan kepada kalian dosa-dosa yang paling besar?
(beliau mengulangnya sampai tiga kali). Mereka serentak menjawab, Tentumau wahai Rasulullah ﷺ Lalu beliau bersabda:
“Dosa yang paling besar adalah menyekutukanAllah, durhaka kepada kedua orang tua, dan persaksian palsu.” Rasulullah ﷺ telah mengabarkan, bahwa durhaka kepada orang tua adalah termasuk kepadadosa-dosa yang paling besar. Dan dosa-dosa besar ini adalah salah satu penyebab dikekalkannya
didalam neraka. Durhaka adalah segala sesuatu yang membuat mereka sedih. Berikut adalah contoh-contoh durhaka kepada orang tua:
1. Segala hal yang dapat menyakiti orang tua, dan membuat mereka sedih,
2. Membentak orang tua,
3. Menetapkan orang tua di panti jompo,
4. Lebih mendahulukan istri daripada orang tua.
Maka, catatan bagi para perempuan yang sudah menikah, jangan engkau halangi suamimu ntuk
berbakti kepada kedua orang tuanya. Sudah sepantasnya kita mendukung suami kita agar tetap
berbakti dan terus berbuat baik kepada orang tuanya.